Pariwisata

Rekomendasi Penginapan Bernuansa Pedesaan di Wonosobo

Wonosobo dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah yang menawarkan keindahan alam menakjubkan. Dikelilingi perbukitan dan pegunungan, daerah ini menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk serta panorama alam yang memukau. Dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata, kebutuhan akan penginapan yang nyaman dan unik pun terus meningkat. Pilihan menarik bagi wisatawan yang […]

Oleh Achmad Aristyan

Rekomendasi Penginapan Bernuansa Pedesaan di Wonosobo
Villa @Niek sebagai rekomendasi penginapan di Wonosobo. Foto: Aristyan
Diterbitkan

Wonosobo dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah yang menawarkan keindahan alam menakjubkan.

Dikelilingi perbukitan dan pegunungan, daerah ini menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk serta panorama alam yang memukau. Dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata, kebutuhan akan penginapan yang nyaman dan unik pun terus meningkat.

Pilihan menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo adalah Villa @Niek, homestay bernuansa etnik yang menawarkan pengalaman menginap dengan suasana khas pedesaan. 

Berlokasi di Jalan Lurah Sudarto Km. 1, Kelurahan Mudal, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo,  villa ini memberikan pemandangan langsung ke tiga gunung yaitu Gunung Prau, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing.

Selain desainnya yang unik, vila ini juga menawarkan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan tamu, baik dari dalam maupun luar negeri.

Motivasi Membangun Villa @Niek

Pengelolanya, Suharsono, mengungkapkan bahwa ide mendirikan vila ini berawal dari keinginannya untuk memiliki usaha di bidang pariwisata. Villa @Niek mulai dibangun pada tahun 2017 dan resmi beroperasi pada 2018.

“Kalau kita lihat dari Wonosobo untuk ke depannya, penginapan apalagi di bidang pariwisatanya itu bagus. Makanya kita sebagai orang yang ingin punya usaha, kita buka Villa @Niek ini supaya peminat atau konsumen dari luar tidak terlalu sulit mencari penginapan,” jelasnya.

Konsep etnik yang diusung bertujuan memberikan pengalaman menginap yang unik, dengan pemandangan tiga gunung, yaitu Gunung Prau, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing.

Baca juga: K-Lin Luthfi Shoes, Pengrajin Sepatu Berkualitas dari Wonosobo

Suharsono, pengelola Villa @Niek Wonosobo. Foto: Aristyan

Strategi Pengelolaan dan Pemasaran

Dalam mengelola villa ini, Suharsono menerapkan strategi pemasaran berbasis media sosial dan kerja sama dengan platform pemesanan daring.

“Untuk pemasaran, kita main di media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Selain itu, kita juga bekerja sama dengan Traveloka, jadi konsumen bisa mencari penginapan ini secara online maupun offline,” terangnya.

Dari segi pengunjung, mayoritas tamu berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang. Namun, ada juga tamu dari luar negeri, termasuk Jerman dan Australia.

Fasilitas dan Kapasitas Penginapan

Villa @Niek memiliki lima vila dengan total 11 kamar, yang dapat menampung sekitar 22 hingga 35 tamu. Setiap vila dilengkapi berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung.

“Di setiap vila sudah kita sediakan dapur untuk membuat minuman, kamar mandi dengan air panas dan dingin, WiFi, TV, serta mushola yang tersedia di dua lokasi,” jelas Suharsono.

Selain itu, vila ini pernah digunakan untuk acara seperti pernikahan dan kerja sama dengan kafe. Namun, kini pihak pengelola lebih memfokuskan layanan sebagai tempat menginap agar suasana tetap nyaman dan taman tetap terjaga.

Interior Villa @Niek. Foto: Aristyan

Harga dan Peningkatan Pengunjung

Mengenai tarif, Suharsono menyebutkan bahwa harga disesuaikan dengan fasilitas yang diberikan. “Kita tidak menetapkan harga terlalu mahal, tapi disesuaikan dengan tempatnya. Jadi tetap nyaman di kantong,” ujarnya.

Dari tahun ke tahun, jumlah pengunjung mengalami peningkatan, meskipun sempat menurun saat pandemi COVID-19. Namun, kini tingkat okupansi kembali meningkat, terutama karena promosi melalui media sosial semakin efektif.

Konsep Etnik dan Keindahan Alam

Konsep utama Villa @Niek adalah suasana pedesaan dengan nuansa tradisional. Bangunan vila dibuat dari kayu dengan ornamen antik yang menarik perhatian tamu.

“Di Villa @Niek ini, kita mengutamakan desain khas, seperti rumah kayu dan joglo. Selain itu, pemandangan dari vila ini sangat indah. Dari sini bisa langsung melihat Gunung Prau, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Bahkan, untuk melihat sunrise, tamu tidak perlu pergi jauh karena bisa langsung dinikmati dari sini,” ungkapnya.

Menikmati Suasana Pedesaan dengan Fasilitas Modern

Suharsono berharap Villa @Niek dapat terus berkembang dan menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Harapan saya ke depan, vila ini bisa lebih maju lagi dan banyak tamu yang berkesan menginap di sini. Kami juga tetap menjaga harga yang terjangkau dengan kualitas yang sesuai,” pungkasnya. 

Villa @Niek menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan dengan fasilitas modern serta pemandangan alam yang memanjakan mata.

Bagi yang ingin melakukan pemesanan atau reservasi di Villa @Niek bisa menghubungi nomor Suharsono (0813-2747-4502).

TopikPariwisata
Pariwisata18 FEB 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan