Pariwisata

Wisata Gratis Menyaksikan Cityscape Wonosobo dari Dalan Anyar

Wonosobo, sebuah kota di Jawa Tengah yang dikenal dengan keindahan alamnya yang mempesona, menawarkan banyak tempat menarik untuk menikmati pemandangan yang menenangkan. Salah satu lokasi yang kini semakin populer di kalangan wisatawan adalah “Dalan Anyar”, sebuah jalan baru yang menyajikan pemandangan alam luar biasa tanpa biaya tiket masuk. Dalan Anyar, yang dalam bahasa setempat berarti […]

Oleh Achmad Aristyan

Wisata Gratis Menyaksikan Cityscape Wonosobo dari Dalan Anyar
Gunung Kembang dilihat dari Dalan Anyar yang menghubungkan Kecamatan Mojotengah dengan Kecamatan Kertek, Wonosobo. Foto: Aristyan
Diterbitkan

Wonosobo, sebuah kota di Jawa Tengah yang dikenal dengan keindahan alamnya yang mempesona, menawarkan banyak tempat menarik untuk menikmati pemandangan yang menenangkan.

Salah satu lokasi yang kini semakin populer di kalangan wisatawan adalah “Dalan Anyar”, sebuah jalan baru yang menyajikan pemandangan alam luar biasa tanpa biaya tiket masuk.

Dalan Anyar, yang dalam bahasa setempat berarti “Jalan Baru”, awalnya adalah jalur yang sulit dilalui. Namun, setelah perbaikan dan pengaspalan, jalan ini kini menjadi salah satu spot wiasata bagi masyarakat Wonosobo.

Dalan Anyar ini sehari-hari digunakan sebagai akses jalan oleh masyarakat sekitar. Para petani juga menggunakan jalan ini untuk pergi dan pulang ke ladangnya.

Keindahan Alam Sepanjang Dalan Anyar

Menghubungkan akss dari Donomerto, Sojopuro, Kec. Mojotengah, Kabupaten Wonosobo dengan Jl. Bedakah, Kaliurip, Damarkasiyan, Kec. Kertek, Kabupaten Wonosobo, Dalan Anyar kini terkenal sebagai destinasi wisata alam yang menyegarkan.Di beberapa titik, jalan ini juga melewati lahan pertanian yang subur milik warga setempat.

Pemandangan sepanjang jalan ini cukup memukau. Di kiri dan kanan jalan, hamparan perkebunan teh milik PT. Tambi menjadi latar yang menyejukkan mata. 

Bagi pecinta suasana alam, Gunung Sindoro dan Gunung Kembang tampak jelas di sebelah utara, sementara di sisi selatan, lanskap Kota Wonosobo (cityscape) dari ketinggian menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat cuaca cerah.

“Keindahan alam di sini membuat saya merasa betah berlama-lama. Dapat melihat pemandangan pegunungan dan perkebunan teh di sekitar jalan ini benar-benar menenangkan pikiran,”ujar Irfan, seorang pengunjung Dalan Anyar.

Baca juga: Pesona Lubang Sewu, Wonosobo Yang Lagi Menanti Wisatawan

Kebun teh dan Kota Wonosobo yang tampak dari atas, dilihat dari Dalan Anyar. Foto: Aristyan

Nongkrong Gratis 

Salah satu daya tarik utama dari Dalan Anyar adalah tidak adanya biaya tiket atau tarif parkir. Ini membuatnya menjadi tempat yang ramah bagi mereka yang ingin menikmati waktu santai tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. 

Tak heran, banyak warga yang datang sekadar berjalan-jalan atau duduk santai menikmati udara segar. Bahkan, beberapa warung yang menjual makanan ringan dan minuman juga memanjakan pengunjung yang ingin bersantai lebih lama.

“Tempat ini sangat cocok untuk nongkrong bersama teman-teman sambil menikmati pemandangan. Kalau cuaca lagi cerah, pemandangan Kota Wonosobo bisa terlihat jelas,” ujar Dwi, pengunjung lain yang sedang duduk menikmati secangkir teh panas di salah satu warung di kawasan ini.

Tips Berkunjung 

Meskipun sangat menarik untuk dikunjungi, pengunjung diingatkan untuk tetap berhati-hati. Saat mengunjungi Dalan Anyar, pastikan untuk tidak berhenti sembarangan di badan jalan, karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. 

Pastikan juga untuk memarkir kendaraan di luar jalan raya agar tidak menyebabkan kemacetan. Bagi yang berencana berfoto di sepanjang jalan ini, disarankan untuk tetap memperhatikan keselamatan. 

Jangan sampai aktivitas berfoto mengganggu arus lalu lintas dan membuat perjalanan pengguna jalan lainnya menjadi terganggu. Dengan pemandangan luar biasa dan akses yang mudah, Dalan Anyar menjadi pilihan menikmati keindahan alam Wonosobo tanpa perlu merogoh kocek.

TopikPariwisata
Pariwisata02 JAN 2025

Tentang Penulis

Komentar

Ingin ikut berdiskusi?

Lainnya dari Pariwisata

Lihat semua →

Lainnya dari Achmad Aristyan

Lihat semua →
Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Munusa Championship Digelar di Wonosobo, Wadah Kreativitas dan Sportivitas Pelajar

Gelaran Munusa Championship 2025 resmi diselenggarakan di GOR Indoor Wonosobo sejak 28 Mei hingga 1 Juni 2025. Kompetisi futsal pelajar yang dirancang Munusa Management ini menghadirkan atmosfer baru dengan menggabungkan turnamen futsal tingkat SMP dan SMA serta lomba battle supporter yang sarat kreativitas. Dalam wawancara bersama media, Zulhan Choirul Muhayat selaku founder Munusa Management mengungkapkan

Achmad Aristyan
Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Indonesia dan Prancis Bangun Kemitraan Budaya untuk Pererat Hubungan Diplomatik

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Budaya dengan Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Penandatanganan ini bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia, yang sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kebudayaan kedua negara. Kesepakatan ini merupakan tindak

Achmad Aristyan
Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Kodim Wonosobo dan Bulog Jemput Bola Serap Gabah Petani Sojokerto

Suasana berbeda tampak di hamparan sawah Dusun Wonokasihan, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, Wonosobo, Jawa Tengah saat jajaran Kodim 0707/Wonosobo bersama tim dari Bulog terjun langsung mendampingi petani dalam panen raya. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jemput bola dalam penyerapan gabah petani, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional. Di tengah aktivitas panen,

Achmad Aristyan